Lintas Mengabarkan
Iklan Paunk

DPRD Dukung Pemkot Medan Tambah Bantuan Produktif Dari APBD

MEDAN – DPRD dukung Pemkot Medan tambah bantuan produktif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan, sehingga warga yang masuk DTKS, namun tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat bisa terakomodir.

DPRD dukung Pemkot Medan tambah bantuan produktif dari APBD itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari, menjawab wartawan di Medan, Minggu (14/1/2024).

“Tentunya harus didata dengan baik, agar tidak ada warga yang mendapatkan bantuan double,” katanya.

Bantuan, kata Sudari, juga dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari bantuan modal usaha hingga bantuan berupa alat usaha serta pembinaan.

“Saat ini di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, bantuan-bantuan UMKM meningkat secara signifikan. Kita sangat mendukung hal itu. Harapan kita, bantuan seperti dari APBD dapat terus di tingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Sekretaris DPD PAN Kota Medan itu meminta kepada setiap OPD terkait di lingkungan Pemkot Medan beserta perangkat di kewilayahan untuk melakukan pendataan secara akurat terhadap warga penerima bantuan.

“Tak hanya untuk memastikan agar bantuan dapat tersalurkan secara merata, tetapi juga dapat memberikan data terbaru terkait warga yang layak mendapatkan bantuan,” katanya.

Selain itu, legislator asal Dapil II meliputi Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan itu juga mendorong adanya eliminasi terhadap warga yang sudah sejahtera agar tidak lagi mendapatkan bantuan. “Tujuannya, agar bantuan tersebut dapat dialihkan kepada warga lainnya yang membutuhkan,” ujarnya.

Dukung Kebijakan Wali Kota
Di sisi lain, Sudari, mendukung kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang berencana akan merotasi masyarakat penerima bantuan sosial secara bergantian setiap tahunnya.

“Bila memang bisa dirotasi, kita mendukung. Tujuannya agar semua yang masuk DTKS bisa mendapatkan bantuan secara bergilir. Jadi, nanti tidak ada istilah ada warga yang masuk DTKS tapi tidak pernah dapat bantuan,” ucap Sudari.

Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution, mengungkapkan jumlah DTKS di Kota Medan saat ini berjumlah lebih dari 200.000 orang dari total 2,5 juta jiwa jumlah total penduduk Kota Medan. Namun dari 200.000 orang itu, baru 65.000 orang yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Tentunya bagi warga yang tidak mendapatkan bantuan, mereka pastinya bertanya-tanya, mengapa tidak dapat. Oleh karenanya kami berencana agar bantuan yang diberikan itu dilakukan secara bergilir (rotasi),” kata Bobby Nasution.

Bobby juga menuturkan bahwa bantuan secara bergilir ini telah dimulai di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan pada akhir tahun lalu dan berhasil. Untuk tahun ini, bantuan akan diberikan kepada warga yang belum mendapatkan bantuan.

“Artinya, Kelurahan Sicanang menjadi contoh untuk diterapkan di kelurahan lainnya di kota Medan,” pungkasnya. (AR)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.