Lintas Mengabarkan
Iklan1

3 Pelaku Penganiayaan Bripda Maykel Ditangkap, 2 Buron

KARO – Tiga pelaku penganiayaan personel Polrestabes Medan Bripda Maykel Jordan (21) dan rekannya ditangkap. Saat ini, pihak kepolisian masih mengejar dua pelaku lainnya.

“Satreskrim telah mengamankan tiga orang dari lima pelaku penganiayaan,” kata Plt Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Hendry Tobing, Jumat (3/11/2023).

Hendry memerinci tiga pelaku yang ditangkap itu, yakni YP (17), MST (32) dan JSM (32), sedangkan dua pelaku yang masih diburu JS (32) dan JT (26). Adapun pelaku penikaman itu merupakan JS.

Pelaku YP diamankan Rabu (1/11) malam di rumahnya di Desa Doulu. Usai mengamankan YP, pihak kepolisian mengejar MST dan JSM dan menangkapnya di Simpang Doulu, Kamis (2/11) siang. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan mobil yang digunakan para pelaku saat mencegat korban.

“Untuk dua tersangka lagi masih kita lakukan penyelidikan terkait keberadaannya,” jelasnya.

Baca juga : https://lintaswarta.net/hukum/anggota-polrestabes-medan-dianiaya/

Hendry menyebut saat ini ketiga pelaku penganiayaan itu telah diamankan di Polres Tanah Karo. Para pelaku dijerat Pasal 351 Ayat 2 dan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Untuk ketiga pelaku yang sudah diamankan telah kita tahan di RTP Mapolres Tanah Karo dalam perkara penganiayaan secara bersama sama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa penikaman itu terjadi di simpang Desa Doulu, Kecamatan Berastagi Senin (30/10) dini hari. Awalnya, ada dua orang perempuan yang mengaku hampir menjadi korban begal saat melintas di Simpang Doulu. Kedua wanita itu lalu menuju pos retribusi pemandian air panas Simpang Doulu.

“Mereka mengaku hampir dibegal dengan orang yang tidak dikenalnya, dengan cara menendang sepeda motornya, tetapi tidak jatuh, sehingga mereka memutar arah ke arah Medan dan masuk ke pos retribusi pemandian air panas Simpang Doulu,” kata Hendry, Rabu (1/11).

Lalu, di pos retribusi itu, kedua wanita itu pun menceritakan peristiwa yang dialami mereka kepada para pelaku. Saat itu, kedua wanita tersebut mengaku tidak mengenal pasti begal itu.

Mendengar hal tersebut, para pelaku pun mencari pria yang membegal kedua wanita itu. Selang beberapa waktu, para pelaku pun mencegat sepeda motor Maykel dan temannya Jeriko Purba (22) yang datang dari arah Berastagi. Para pelaku mencegat korban dengan mobil karena mengira mereka adalah begal tersebut.

“Jeriko menghentikan sepeda motornya. Maykel turun dari sepeda motor dan langsung dianiaya di lokasi. Melihat rekannya Maykel dianiaya, Jeriko langsung melarikan diri menuju arah Desa Doulu,” ujarnya.

Hendry menyebut Maykel dan Jeriko mengalami sejumlah luka. Saat ini, mereka masih menjalani perawatan di RS Efarina Berastagi.

“Berdasarkan hasil cek visum sementara korban Maykel Jordan mengalami luka memar pada bagian wajah, luka bekas benda tajam pada kedua paha dan Jeriko Purba mengalami luka lecet. Diduga sementara karena salah sasaran (mengira) korban sebagai pelaku begal,” jelasnya.

Atas kejadian itu, orang tua Maykel pun membuat laporan ke Polres Tanah Karo. Pihak kepolisian mengaku saat ini masih memburu para pelaku. Hendry mengaku ada tiga orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan itu.

“Kejadian penganiayaan tersebut akan dilakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap para pelaku. Saat ini, sudah kita kantongi tiga orang identitas pelaku dan masih dalam pengejaran,” pungkasnya.(barus)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.