Lintas Mengabarkan
Iklan Paunk

Warga Pasaman Takut Banjir Susulan

PASAMAN – Warga Panapa, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat merasa cemas dengan banjir susulan meluapnya Sungai Batang Panapa karena banyak kayu gelondongan dibawa arus sungai tersebut hingga saat ini.

“Sangat banyak dan di hulu sungai itu masih banyak kayu gelondongan di tepi sungai,” kata salah seorang warga setempat, Rian (30), di Lubuk Sikaping, Senin (4/12).

Dia mengatakan luapan air sungai disebabkan tersumbatnya aliran air di bawah Jembatan Panapa karena tertutup kayu gelondongan. Banjir memang sudah mulai surut tetapi hujan terus terjadi. Kayu gelondongan bekas pemotongan masih banyak di sepanjang aliran sungai.

“Kita takut kayu itu kembali menutupi kolong jembatan dan air meluap ke darat. Kami berharap pihak terkait menyikapi hal ini,” katanya.

Hingga Minggu (3/12) malam, dua ekskavator disiapkan di dekat jembatan untuk mengangkat kayu jika menyumbat aliran sungai. Sebelumnya, sumbatan aliran sungai telah dibuka oleh alat berat sehingga air sudah mulai susut. Namun, dengan banyak kayu gelondongan di tepi sungai membuat warga cemas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Alim Bazar mengatakan pihaknya telah mendatangkan alat berat untuk menangani tumpukan kayu.(*)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.