Lintas Mengabarkan
Iklan Paunk

Judi Tembak Ikan AK Cs Masih Eksis, Warga: Bulan Puasa Jangan Kotori Lingkungan Kita!

LUBUK PAKAM – Bisnis haram AK Martubung Cs masih eksis. Pasalnya, lokasi judi tembak ikan di Jalan Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang belum juga tersentuh aparat penegak hukum khususnya Polres Deliserdang.

Menurut keterangan warga yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, warga sangat kecewa kinerja aparat hukum. Karna lokasi judi tembak ikan milik AK Martubung Cs menjelang bulan suci ramadhan lokasi tersebut masih buka dan ramai pengunjung.

“Uda mau puasa, lokasi AK masih buka. Kalau aparat tidak berani tutup kami yang akan menutup lokasinya. Ini bulan suci, jangan kotori lingkungan kita.” Sebut warga. Sabtu (9/3) malam.

Sebelumnya, beberapa minggu ini aparat penegak hukum baik tingkat Polda Sumut, Polres hingga Polsek jajaran sedang galak-galaknya melakukan penggerebekan berbagai penyakit masyarakat mulai dari peredaran Narkoba, Premanisme hingga perjudian.

Hal itu tidak melunturkan niat para pelaku usaha perjudian untuk melancarkan bisnis haramnya itu. Pasalnya, salah satu pengusaha yang disebut sebut AK Martubung Cs nekat menjalankan perjudian berbagai mesin ketangkasan di Jalan Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.

Pantauan awak media ini, lokasinya berada di pinggir jalan Bakaran Batu tepat di depan salah satu rumah makan yang terbentuk seperti pergudangan.

“Udah buka mereka bang. Beberapa hari ini lah, kurang lebih seminggu. Ini lokasi dulu sempat buka, namun tidak begitu lama tutup karena insiden Sambo,” ucap Anto warga sekitar.

Menurutnya, berbagai macam jenis mesin ketangkasan disajikan oleh para pemain yang hilir mudik masuk ke arena perjudian.

“Ada tembak ikan, bola-bola piala juga bang. Penjagaan nya lumayan ketat lah bang,” bebernya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang berhasil dikonfirmasi.

Terpisah, Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono berjanji akan menindak lokasi yang dimaksud, namun pernyataan belum terlihat.

“Nanti kita sampaikan ke Polresta ds untuk ditindak,” tegasnya kepada wartawan. Sabtu (02/03/2024) lalu melalui pesan WhatsApp.(*)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.